Produk

7 Ide Bisnis Startup Lokal Sukses Mendunia, No.7 Paling Unik!

Dari ide-ide bisnis startup sederhana, Konekzian pasti tahu bahwa ada begitu banyak perusahaan yang berkembang pesat. Walau mengembangkan perusahaan startup dan menjadi sukses tidaklah mudah, Konekzian tetap memiliki peluang besar untuk maju. Tidak hanya maju, startup-mu bisa juga mendunia seperti perusahaan-perusahaan lokal berikut.

1. Tokopedia

ide bisnis startup
© tokopedia.com

Tokopedia adalah sebuah ide bisnis startup berupa situs dan aplikasi belanja online besutan William Tanuwijaya tahun 2009. Walaupun orang tuanya bukanlah pebisnis, William Tanuwijaya mampu membuktikan kesuksesannya. Ia membangun Tokopedia sampai masuk dalam salah satu e-commerce paling diperhitungkan di Indonesia. Perusahaan lokal ini bahkan memperoleh pendanaan dari Softbank dan Sequoia sebesar 100 juta dolar AS (± Rp 1,2 triliun).

2. Gojek

produk indonesia
© gojek.com

Ide bisnis startup sederhana yang kemudian juga menjadi salah satu produk teknologi startup lokal besar di Indonesia adalah Gojek. Berdiri tahun 2010, berbagai fitur canggih nan praktis tersedia untuk kemudahan masyarakat dalam bertransportasi, membeli makanan, hingga mengirim barang. Usai memperoleh pendanaan sebesar 550 juta dolar AS pada Agustus 2016, bulan Oktober tahun yang sama, Nadiem Makarim, Founder dari Gojek resmi mendapatkan The First ASEAN Entrepreneur Award dari World Knowledge Forum.

3. OVO

produk buatan indonesia
© suara.com

Kegiatan transaksi keuangan secara digital kini juga menjadi lebih mudah bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia melalui kehadiran OVO. Membangun startup dari ide sederhana dan sukses telah dibuktikan oleh Lippo Group dengan mendirikan OVO pada tahun 2017. Dengan menggunakan OVO, proses transaksi di merchant lebih praktis tanpa kita harus repot membawa uang tunai. Setelah dua tahun berdiri, OVO sukses mendapat gelar unicorn. Selain itu, awal tahun 2020, OVO telah mengantongi nilai valuasi sekitar 2,9 miliar dolar AS.

4. Traveloka

unicorn
© mime.asia

Ketika bicara tentang ide bisnis startup lokal berupa aplikasi dan situs untuk kemudahan dalam bepergian atau berwisata, Traveloka pasti muncul di benakmu, bukan? Selain OVO, Traveloka yang berdiri tahun 2012 adalah perusahaan sukses lainnya yang telah meraih gelar unicorn.

Berawal dari sebuah layanan untuk membandingkan harga tiket pesawat dari banyak situs, Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang pada 2013 akhirnya mampu menyediakan layanan pemesanan dan pembelian tiket pesawat di situs mereka sendiri. Dari tiket pesawat, Traveloka berkembang pada tahun 2014 menjadi salah satu bisnis yang memudahkan masyarakat untuk melakukan pemesanan kamar hotel sekaligus meluncurkan aplikasi gratis.

Walaupun Traveloka adalah produk lokal, negara-negara Asia Tenggara lainnya dapat menggunakan layanan mereka. Tak heran kalau pendanaan yang perusahaan ini berhasil dapatkan adalah sebesar 500 juta dolar AS (± Rp 6,75 triliun) dari Expedia, East Venture, dan perusahaan asing besar lainnya.

5. Happy Fresh

unicorn startup
© happyfresh.id

Berbelanja kebutuhan harian jauh lebih mudah melalui Happy Fresh, sebuah layanan aplikasi yang diluncurkan tahun 2015. Markus Bihler, Fajar Budiprasetyo, Benjamin Koellmann, Kai Kux, Konstantin Lange, Stefan Jung, dan Tim Marbach merupakan para pelopor terbentuknya layanan pesan antar bahan makanan ini. Di masa pandemi, Happy Fresh adalah perusahaan startup yang bisa masyarakat andalkan sehingga tak perlu harus berdesakan dan berkerumun di supermarket maupun pasar tradisional.

6. HIJUP

produk ide bisnis startup
© wollipop.detik.com

Ide bisnis startup berkonsep online mall ini merupakan e-commerce fashion dan aksesoris muslim pertama di Indonesia. Didirikan tahun 2011 oleh Diajeng Lestari, HIJUP menawarkan berbagai model pakaian untuk wanita-wanita muslim Indonesia dari desainer-desainer lokal. Seiring dengan perkembangan layanannya, kini HIJUP menyediakan pula berbagai pilihan model pakaian anak dan pria.

7. e-Fishery

ide bisnis startup indonesia
© mediastartup.id

Berdiri tahun 2013, e-Fishery adalah ide bisnis startup buatan Gibran Chuzaefah Amsi Al Farizy. Pebisnis ikan lele ini memiliki ide startup unik yang berhubungan dengan teknologi pangan untuk ikan. e-Fishery adalah produk startup berupa alat yang bisa secara otomatis memberi makan ikan sekaligus menjadi pengukur tingkat nafsu makan ikan.

Bahkan belum lama ini, terdapat fitur baru bernama DPS (Disease Prevention System) pada aplikasi e-Fishery yang dapat mencegah wabah penyakit tambak udang. DPS merupakan fitur yang mampu mengatur kualitas air tanpa membahayakan ikan. e-Fishery berhasil mendapatkan pendanaan dari salah satu perusahaan akuakultur Belanda berkat inovasi cemerlang ini.

Sudah ada ide bisnis startup yang Konekzian bayangkan? Temukan co-founder yang tepat dan bangun startup bersama dengan ide yang sudah terpikirkan itu dan jadikan startup-mu terkenal di dunia seperti perusahaan-perusahaan startup hebat di atas. Jangan khawatir sebab kamu bisa belajar lebih banyak tentang dunia startup melalui aplikasi Konekzy yang bisa kamu download gratis di Google Play Store App Store. Kamu pun bisa bergabung dalam komunitas bersama startup enthusiasts lainnya. Tetap semangat membangun startup.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *