Strategi Bisnis

Apa Itu User Persona? Faktor Penting Untuk Menarik Konsumen

Dalam membangun bisnis, ide startup unik harus sudah terpikirkan. Nah, kalau ide sudah ada, strategi bisnis perlu mulai Konekzian rencanakan. Salah satunya adalah dengan menciptakan user persona, yakni faktor penting untuk menarik konsumen.

User persona adalah tokoh fiksi yang perlu Konekzian bangun pada waktu membuat produk startup. Bila produk sudah memiliki imej dan spesifikasi, pembuatannya bisa kamu sesuaikan dengan dua hal itu agar produk lebih tepat sasaran.

A. Manfaat

apa itu user persona
© vanseodesign

Tokoh fiksi buatanmu memberikan sejumlah manfaat, seperti:

  • Memahami keinginan dan kebutuhan pengguna sehingga produk yang kamu buat bisa menjadi solusi dari masalah mereka
  • Memberi gambaran hasil riset pengguna dari semua sisi, termasuk latar belakang pengguna, sehingga kebutuhan pengguna dapat dipahami oleh semua tim startup
  • Memberi informasi permintaan pengguna
  • Membantu pengembangan produk dan meningkatkan penjualan

B. Tipe

membuat user persona
© pixabay

Menurut Joshua Seiden, seorang coach, pembicara, author, desainer sekaligus konsultan strategi yang pernah bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar seperti PayPal, Johnson & Johnson, serta American Express, ada 2 tipe user persona, yaitu persona marketing dan persona interaktif. Jika ingin tahu apa motivasi pengguna dan kebutuhannya terkait penggunaan produkmu, gunakan user persona marketing untuk mengetahuinya. Sementara itu, perilaku pengguna dalam pemakaian produk dapat kamu ketahui melalui tipe user persona interaktif.

C. Kriteria yang Baik

user persona
© pexels

Kamu juga harus memerhatikan kriteria yang baik sebelum membuatnya.

  • Menggunakan hasil riset penggun
  • Menargetkan kelompok penting, spesifik, universal dan relevan dalam proses riset
  • Membuat persona dengan membagi pengguna menjadi beberapa kelompok
  • Menggabungkan jadi satu beberapa persona yang sudah kamu buat dari masing-masing pengguna apabila bisa
  • Memilih persona yang akan kamu prioritaskan karena produkmu tidak mungkin mampu memenuhi kebutuhan semua orang

D. Langkah Pembuatan

Pembuatan user persona memang harus detail dan bisa kamu lakukan dengan berbagai cara, tapi kamu juga harus sesuaikan dengan budget perusahaan. Berikut ini adalah langkah pembuatan yang bisa kamu terapkan:

1. Mengumpulkan Informasi Pengguna

cara membuat user persona
© unsplash

Pengumpulan informasi tidak dapat kamu lakukan tanpa melakukan riset pengguna. Jadi, awali dengan melakukan riset perilaku, pola pikir, dan motivasi pengguna. Walaupun user persona adalah karakter fiksi, persona dibangun dari data observasi dan wawancara terhadap pengguna real (nyata). Semakin banyak data yang kamu dapat dari observasi dan wawancara terhadap pengguna real, semakin realistis juga persona yang bisa kamu bangun.

Awas! Jangan sampai user persona yang kamu buat itu tanpa riset sama sekali alias benar-benar fiksi secara keseluruhan. Proses desain produk menjadi tidak ada nilainya jika user persona kamu buat asal-asalan. Kredibilitas produk dan perusahaanmu juga akan kena dampaknya kalau persona kamu buat dengan buruk.

2. Menganalisa Hasil Riset

buyer persona
© unsplash

Kamu dapat menemukan pola pengguna dengan menganalisa data riset pengguna yang sudah terkumpul. Buat daftar variabel perilaku pengguna untuk bisa membedakannya, lalu membaginya menjadi beberapa kelompok.

3. Membuat User Persona

customer persona
© unsplash

Kalau sudah mendapatkan pola perilaku pengguna dan deskripsi persona, kamu sudah siap untuk mulai membangun user persona. Dalam membuatnya, kamu tidak perlu mementingkan akurasi antara karakter yang kamu bangun dengan pengguna real. Persona hanya perlu kamu buat realistis, bukan harus benar-benar nyata.

4 orang sudah cukup untuk mewakili semua calon pengguna produk. Dari 4 orang tersebut, tetap harus ada pengguna yang kamu pilih untuk dijadikan prioritas. Ingat! Karakter fiksi utamamu ini harus memiliki pain points, goals, motivasi dan perilaku sebelum kamu beralih ke pembuatan skenario.

4. Membuat Skenario Interaksi Antara User Persona dan Produk

cara membuat user persona for startup
© unsplash

Skenario situasi interaksi antara persona yang kamu buat dengan produkmu juga merupakan bagian penting. Kamu bisa membuat skenario ini dalam bentuk narasi sesuai dengan perspektif dari personamu. Skenario biasanya meliputi di mana, kapan dan bagaimana cerita personamu terjadi.

5. Membuat Template

user persona template
© psdrepo

Kalau user persona sudah jadi dan skenario sudah sempurna, buat template khusus untuk user persona-mu. Template ini bisa kamu isi dengan informasi lengkap user persona-mu, seperti:

  • Nama
  • Foto
  • Demografi (usia, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan lokasi tempat tinggal)
  • Pekerjaan dan hobi
  • Pain points (masalah atau hal yang membuat user persona frustasi)
  • Kebutuhan

6. Menunjukkan Hasil Jadi Kepada Tim

customer persona for startup
© unsplash

Pengisian template sudah selesai? Hasil akhirnya bisa kamu tunjukkan kepada tim startup-mu melalui presentasi.

Jadi, apakah Konekzian sudah siap membangun startup dari ide sederhana? Ide sederhana maupun unik saja tidak cukup, kamu butuh user persona agar calon konsumen tertarik menggunakan produkmu. Jika konsumen tertarik otomatis kamu mendapatkan banyak traction. Ini adalah salah satu kriteria pendanaan dari investor. Pelajari juga strategi bisnis startup lainnya di aplikasi Konekzy! Download gratis Konekzy di Google Play Store App Store. Tetap semangat membangun startup!

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *