Pendanaan

Cari Pendanaan? Cek Dulu 6 Akselerator Startup Terkenal Ini

Konekzian sedang mencari pendanaan? Kamu bisa pilih beberapa program pendukung startup seperti yang ditawarkan oleh inkubator dan akselerator. Walaupun terkesan mirip, inkubator dan akselerator punya perbedaan, salah satunya adalah fase startup. Untuk mengikuti program akselerasi, startup-mu harus lebih siap secara bisnis dan tim. Tertarik ikut program akselerasi startup? Coba cek dulu 6 akselerator startup terkenal ini.

1. GK Plug & Play

akselerator startup
© GK Plug & Play

Konekzian pastinya sudah tidak asing dengan akselerator startup yang satu ini. GK Plug & Play secara langsung diundang oleh Presiden Jokowi untuk mengembangkan ekosistem startup Indonesia. Beberapa industri yang mendapat support dari mereka adalah Fintech, Insurtech, Food & Agtech, Health, Internet of Things, Enterprise Tech, dan Supply Chain.

GK Plug & Play biasa membuka pendaftaran di bulan Februari & Agustus dengan 4 bulan program. Tentunya untuk mendapatkan pendanaan startup dan bisa mengikuti program, kamu harus melakukan persiapan dengan baik nih, Konekzian, seperti menyiapkan pitch deck, riset pasar, dan pastikan startup-mu sudah punya legalitas perusahaan, ya.

2. Founder’s Institute

akselerator startup indonesia
© Founder’s Institute

Menamakan diri sebagai pre-seed accelerator, Founder’s Institute yang berdiri sejak 2009 ini punya sedikit perbedaan dengan akselerator pada umumnya. Untuk mengikuti program Founder’s Institute, tidak wajib untuk memiliki tim startup lebih dulu, asalkan lulus beberapa tes, salah satunya adalah entrepreneur DNA test. Kualitas founder, sebagai salah satu dari kriteria pendanaan startup sangat penting sebelum bisa mengikuti program di Founder’s Institute.

3. Indigo Accelerator

pendanaan startup
© Indigo Accelerator

Jika sebelumnya Konekzian sudah familiar dengan Indigo Incubator, beberapa waktu lalu Indigo, besutan dari Telkom meluncurkan akselerator startup. Walaupun masih baru, Indigo Accelerator sudah mengakselerasi 24 startup dan tentunya sudah punya nama di kalangan para startup enthusiast dengan kiprahnya di dunia inkubator startup Indonesia.

4. SYNRGY

pendanaan startup indonesia
© SYNRGY

Kolaborasi komunitas startup dan BCA Group menghasilkan sebuah akselerator startup yaitu SYNRGY. Beberapa portofolio mereka yaitu Crowde – platform P2P Lending untuk petani, Tap Homes – program inovatif dengan konsep rent to own property, dan Dycodex – IoT dan AI startup yang berbasis di Bandung. Bulan Mei 2021, SYNRGY baru saja meluncurkan program kick off untuk batch 4 program mereka. Untuk mengikutinya, startup-mu wajib sudah punya produk, traction, dan revenue.

5. Instellar

startup
@ Instellar

Mengikuti program akselerasi dari akselerator startup adalah salah satu sumber pendanaan startup. Nantinya kamu akan melakukan equity sharing dengan akselerator startup yang bersangkutan. Jika startup-mu fokus kepada social innovation, kamu bisa coba mendaftarkan social enteprise startup-mu di Instellar. Instellar sudah bekerjasama dengan banyak partner, seperti ANGIN – Angel Investment Network Indonesia, PLUS – Platform Usaha Sosial, corporate companies, dan pemerintah.

6. Google for Startup Accelerator

startup indonesia
© Google for Startup Accelerator

Google pun mengeluarkan program akselerasi startup yaitu Google for Startup Accelerator dan sudah tersedia untuk Indonesia. Program akselerasi berbahasa Inggris selama empat minggu ini berlangsung secara daring. Walaupun durasinya pendek, tapi kamu berkesempatan untuk mendapatkan pendanaan sampai Series A loh, Konekzian. Walaupun pendaftarannya belum dibuka, kamu bisa mendaftarkan startup-mu lebih dulu di website mereka.

Wah, ternyata banyak cara ya untuk mendapatkan pendanaan startup! Salah satunya adalah dengan mengikuti program akselerasi dari akselerator startup. Tentunya masing-masing punya kelebihan dan kekurangan juga. Mau belajar tentang startup lebih dalam? Konekzian juga bisa belajar ilmu seputar startup dan teknologi secara lengkap dengan download aplikasi Konekzy gratis di Google Play Store App Store. Tetap semangat membangun startup!

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *